Program Magister Teknik Lingkungan (PSMTL) Universitas Diponegoro (UNDIP) memiliki sejarah panjang yang berakar dari perkembangan Fakultas Teknik. Perjalanan ini dimulai dengan pendirian Fakultas Teknik pada 15 Oktober 1960, yang sebelumnya bernama Akademi Teknik dan didirikan pada 20 Oktober 1958. Transformasi ini merupakan bagian dari visi besar para insinyur terkemuka seperti Ir. Jacob Rais, Prof. Ir. Soemarman, dan lainnya, untuk mendirikan institusi pendidikan tinggi teknik di Semarang.
Pada tahun 1998, UNDIP resmi meluncurkan Program Sarjana Teknik Lingkungan (S1 Teknik Lingkungan), menunjukkan komitmen universitas terhadap pendidikan lingkungan. Komitmen ini semakin kuat dengan berdirinya Program Magister Teknik Lingkungan (PSMTL) pada 1 Desember 2018, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (No. 698/UN7.P/HK/2018).
Sejak berdiri, PSMTL berfokus pada mencetak insinyur lingkungan yang mampu menghadapi tantangan lingkungan masa kini. Program ini meraih akreditasi “Baik” pada tahun 2021 (SK Akreditasi No. 11337/SK/BAN-PT/Akred/M/X/2021). Akreditasi ini menjadi pengakuan resmi atas kualitas akademik dan tata kelola PSMTL. Namun, PSMTL tidak berhenti di sini — program ini terus berupaya meningkatkan mutu dengan target mencapai akreditasi “Unggul” pada periode berikutnya. Peningkatan ini dilakukan melalui perbaikan tata kelola, layanan akademik, kualitas dosen, dan fasilitas.
Kurikulum PSMTL dirancang untuk mengikuti perkembangan industri dan isu lingkungan, memberikan pengalaman belajar yang komprehensif bagi mahasiswa. Program ini berkomitmen mencetak lulusan yang siap berkontribusi dalam solusi lingkungan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun global.
Program Studi Magister Teknik Lingkungan berhasil meraih akreditasi “Unggul” pada tahun 2024, berdasarkan Keputusan LAM Teknik No. 0164/SK/LAM Teknik/AM/IV/2024. Akreditasi ini menjadi pengakuan resmi atas kualitas akademik dan tata kelola PSMTL. Program ini terus berupaya meningkatkan mutu melalui perbaikan tata kelola, layanan akademik, kualitas dosen, dan fasilitas.